“Kemudian kolaborasi dengan koperasi yang ada di Kabupaten Bandung, di antaranya dengan Koperasi Citra Mandiri Cileunyi, Universitas Pasundan, Unpad, Bandung Kunafe, BPR Kerta Raharja, Pegadaian, Ikopin, dan lainnya. Hal itulah yang menjadi keunggulan kita. Kita tak menjadikan APBD hal yang utama, meskipun tetap penting dan kita tetap berupaya melakukan kolaborasi stakeholder tadi,” jelasnya.
Dindin juga menyebutkan, Pemkab Bandung juga memiliki program inovasi, salah satunya yang berkaitan dengan inkubasi KUMKM Tera Bedas Digdaya.
“Tera ini diambil dari kata tenun dan rajut. Jadi mereka secara khusus ada 20 pelaku usaha mikro terpilih di bidang tenun dan rajut. Kita inkubasi kita dampingi selama tiga bulan. Lakukan pendampingan, pelatihan, dan lainnya. Dan alhamdulillah dan sekarang masih sedang berjalan,” katanya.
Dindin juga menilai ada perubahan mindset dari para pelaku usaha mikro. Artinya usaha saat ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Selama ini para pelaku usaha mikro kita melakukan aktivitasnya membuat produk yang disenangi masyarakat atau konsumen di pasar. Intinya, masyarakat atau konsumen hal yang utama,” ujarnya.
Ia juga melihat terbentuknya ekosistem dari para pelaku usaha tersebut. Kemudian, katanya, secara regular melakukan kegiatan yang bisa langsung menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha mikro.
“Kemarin juga kita melaksanakan kerjasama dengan Koperasi Citra Mandiri, yang terkait dengan akses beri dukungan. Jadi selama ini tentu program-program prioritas Pak Bupati juga dikelola dan dilayani di PLUT terkait dengan program dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang sudah dilaksanakan di tahun ketiga, yaitu sejak tahun 2022 sampai 2024 ini yang juga dilayani di PLUT,” ujarnya.
Menurutnya, dana bergulir ini yang pertama bisa Rp 2 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan. Kemudian yang kedua bisa Rp 5 juta, apabila yang pertama sudah lunas.
“Kita juga membuka akses bagi mereka yang sudah kebutuhannya lebih besar, pelaku usaha mikro buka akses juga dengan perbankan juga dan koperasi. Ini juga salah satu program inovasi kita,” ucapnya.
Rep. Abah Eep







