DaerahRagam

Bupati Bahas 13 Program Prioritas di Rembug Bedas, Salah Satunya Insentif Guru Ngaji Bakal Dilanjutkan

×

Bupati Bahas 13 Program Prioritas di Rembug Bedas, Salah Satunya Insentif Guru Ngaji Bakal Dilanjutkan

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNG, Idisi Online,- Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama para asisten, jajaran kepala dinas maupun kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan tatap muka atau patepang wajah dengan masyarakat melalui kegiatan rutin Rembug Bedas.

Pada Rabu (12/6/2024) ini, orang nomor satu di Kabupaten Bandung melaksanakan Rembug Bedas di tiga desa, yakni Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkokot (Rembug Bedas ke-132), Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu (Rembug Bedas ke-133) dan Desa Mekar Rahayu Kecamatan Margaasih (Rembug Bedas ke-134).

Selain melaksanakan Rembug Bedas, Bupati Bandung juga secara rutin melaksanakan Bunga Desa, yang sudah dilaksanakan di 26 desa. Namun pada pelaksanaan Bunga Desa, Dadang Supriatna bersama Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna menginap di rumah warga dengan kondisi rumah sudah tidak layak huni.

Sehingga usai menginap, Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, pada esoknya secara simbolis melaksanakan bedah rumah tersebut. Dengan harapan rumah tersebut layak huni.

“Alhamdulillah, setiap tahun dalam program perbaikan rumah tidak layak huni, dari progres setiap tahunnya 7.000 rumah. Realisasinya dalam tiga tahun ini, pada tahun pertama 2021 bisa menuntaskan 7.300 rumah, tahun kedua 2022 sebanyak 7.400 rumah dan tahun ketiga 2023 sebanyak 7.500 rumah lebih,” kata Bupati saat melaksanakan Rembug Bedas di Desa Dayeuhkolot.

Kang DS mengatakan menjadi Bupati Bandung itu merupakan amanah. Sehingga ia melaksanakan Rembug Bedas ini, ingin melihat kondisi riil di lapangan berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat.

Ia pun turut mengungkapkan 13 program prioritas, yang secara umum sudah direalisasikan di masyarakat Kabupaten Bandung. Di antaranya memberikan insentif guru ngaji untuk 17.000 guru ngaji di Kabupaten Bandung dengan anggaran Rp109 miliar.

“Ini anggaran terbesar di Indonesia. Bagi yang belum terakomodir, silahkan untuk didata oleh Pak Kades untuk diusulkan mendapatkan program insentif guru ngaji,” ujarnya.

Di hadapan masyarakat, Bupati Bedas ini menyampaikan program Besti (Beasiswa Ti Bupati) untuk masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga yang perlu mendapatkan bantuan jika dilihat dari kondisi ekonominya.

“Tahun 2022 sebanyak 80 orang, tahun 2023 sebanyak 125 orang dan tahun 2024 ini dinaikkan 100 persen untuk 250 orang calon mahasiswa. Tahun depan 2025 untuk 500 calon mahasiswa,” tuturnya.

Ia mengatakan program Besti itu untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin melanjutkan kuliah. Bahkan selama Kang DS menjadi Bupati Bandung, pihaknya akan terus berusaha memperjuangkan program Besti ini.

Apalagi menghadapi Indonesia Emas 2924, katanya, ada lima hal yang harus dipersiapkan. Pertama peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi.

“Kalau tak paham hal ini akan ketinggalan. Karena tantangan masa depan akan semakin berat,” katanya.

Kang DS pun mengungkapkan tiga muatan lokal di sekolah TK, SD dan SMP. Pertama pendidikan Pancasila dan UUD 1945. Kedua, pendidikan bahasa Sunda dan budaya Sunda, ketiga pendidikan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

“Dengan adanya pendidkan muatan lokal ini, guru ngaji datang ke sekolah dalam rangka membentuk anak bangsa kita di masa yang akan datang yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Kang DS pun berjanji bahwa 13 program prioritas itu, di antaranya program insentif guru ngaji akan terus dilanjutkan selama dirinya jadi Bupati Bandung.

Pada pelaksanaan Rembug Bedas itu, Bupati Bandung langsung merespon apa yang menjadi aspirasi masyarakat, di antaranya terkait penataan atau pembangunan jalan di desa tersebut.

“Penataan atau pemeliharaan jalan bisa dianggarkan dari APBD Perubahan,” harapnya.

Ia pun menjelaskan manfaat program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Disaat mengalami kecelakaan, untuk biaya perawatan bisa dicover oleh BPJS. Demikian pula disaat meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta.

“Kalau sudah tiga tahun keanggotaan BPJS-nya, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 174 juta untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya atau kuliah,” katanya.

Selama tiga tahun jadi Bupati, katanya, sudah mengeluarkan 250.000 BPJS Ketenagakerjaan. Penerima manfaat BPJS itu, yakni para guru ngaji, kader PKK, RT, RW, Linmas, perangkat desa, LPMD, BPD dan pihak lainnya.

“87.000 petani juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Tak hanya itu, ia pun mensosialisasikan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp 70 miliar.

“Anggaran sebesar itu dititipkan di BJB sebesar Rp 20 miliar dan di BPR Kerta Raharja Rp 50 miliar,” katanya.

Menurutnya, program ini untuk membantu masyarakat supaya tidak terjerat oleh bank emok. “Bank emok merusak karakter masyarakat,” katanya. (Iwan H)

Info Lainnya  Pemkot Bandung Menggelar Upacara Peringati Hari Otonomi Daerah ke 29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000516

118000517

118000518

118000519

118000520

118000521

118000522

118000523

118000524

118000525

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

128000581

128000582

128000583

128000584

128000585

128000586

128000587

128000588

128000589

128000590

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000251

208000252

208000253

208000254

208000256

208000257

208000258

208000259

208000260

208000261

208000262

208000263

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

news-1701