Foto :Pemilihan Ketua DKM Masjid Jami Al Istiqomah, Lingkungan Sukasari RW 004, Karawang Wetan, berlangsung demokratis dengan tiga kandidat dan 370 hak suara untuk periode 2026–2031.
KARAWANG – Idisionline.com – Pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Istiqomah di Lingkungan Sukasari RW 004, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, digelar secara demokratis untuk periode 2026–2031, Minggu (10/10/26).
Berbeda dari pemilihan sebelumnya yang umumnya dilakukan melalui aklamasi atau penunjukan, kali ini warga diberi kesempatan untuk menentukan langsung calon ketua DKM pilihan mereka.
Ketua RW 004 Kelurahan Karawang Wetan, Muhammad Karya, mengatakan, pemilihan tersebut merupakan inisiatif untuk memberikan ruang partisipasi yang lebih luas kepada warga dalam menentukan kepemimpinan DKM.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pemilihan Ketua DKM secara demokratis, seperti pemilihan ketua RT maupun RW. Jadi, warga yang memiliki hak suara bisa menentukan pilihannya secara langsung,” ujar Muhammad Karya.
Menurutnya, pemilihan diikuti tiga kandidat yang akan bersaing memimpin DKM Masjid Jami Al Istiqomah selama lima tahun ke depan.
Panitia menyiapkan sekitar 370 hak suara dalam daftar pemilih tetap (DPT). Proses pemungutan suara dimulai pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.
Muhammad Karya menjelaskan, pelibatan warga dalam pemilihan ini tidak hanya bertujuan menentukan ketua DKM, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Ia berharap, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk kembali berkumpul, berinteraksi, dan memperkuat kebersamaan di lingkungan Sukasari.
“Tujuan pertama tentu untuk mempererat tali silaturahmi. Saya berharap, melalui kegiatan ini, warga yang sebelumnya jarang datang ke masjid bisa mulai terbiasa salat berjamaah dan mengikuti kegiatan keagamaan,” katanya.
Ia mengaku terharu melihat antusiasme warga yang datang untuk menggunakan hak pilihnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga, baik laki-laki maupun perempuan, untuk bertemu dan menjalin komunikasi.
Muhammad Karya berharap, siapa pun kandidat yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa perubahan positif bagi kegiatan masjid.
Selain meningkatkan aktivitas keagamaan, ketua DKM terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang selama ini belum aktif mengikuti kegiatan di masjid.
“Siapa pun yang terpilih, mudah-mudahan bisa mengemban amanah dengan baik, lebih memakmurkan masjid, serta mengajak warga untuk lebih aktif beribadah dan mengikuti kegiatan keagamaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kepengurusan DKM yang baru diharapkan dapat menjadi penggerak kebersamaan, gotong royong, dan kerukunan warga di Lingkungan Sukasari RW 004.
Mekanisme pemilihan yang melibatkan warga, proses pergantian kepemimpinan DKM diharapkan tidak hanya menghasilkan ketua baru, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara pengurus masjid dan masyarakat.
