Karawang, Idisionline.com – Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah titik di Kelurahan Palumbonsari, sosok Lurah Indra Sudrajat, S.STP, mencuri perhatian publik.
Bukan sekadar memberi instruksi, alumni STPDN ini terjun langsung menembus genangan air untuk memastikan keselamatan warganya di tengah cuaca ekstrem.
Banjir terpantau merendam beberapa titik krusial, mulai dari kawasan perumahan hingga pemukiman warga di sepanjang bantaran Kali Cilamaran.
Wilayah terdampak meliputi,Perumahan Nierra Taman Palumbonsari Asri (TPA), Buana Asri, Grand Permata, Permata Mutiara, Pemukiman warga di sepanjang bantaran sungai.
Indra Sudrajat tampak sigap mengoordinasikan evakuasi menggunakan perahu karet.
Ia bahkan turun tangan langsung membantu menggendong anak-anak dan lansia menuju tempat yang lebih aman.
Hingga malam hari, Indra memastikan penambahan armada hingga total 7 unit perahu dikerahkan ke lokasi yang paling terisolasi, seperti Perumahan Nierra dan TPA.
Dalam keterangannya, Indra menegaskan bahwa pihak Kelurahan telah membangun sinergi kuat untuk menangani situasi darurat ini.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Alhamdulillah, saat ini tim BPBD, TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga seluruh stakeholder lembaga Kelurahan Palumbonsari sudah berada di lapangan,” ujar Indra.
Tidak hanya fokus pada evakuasi fisik, Indra juga memastikan layanan kesehatan tetap terjaga.
Pihak kelurahan melibatkan Puskesmas Plawad dan Bidan Kelurahan untuk memantau kondisi kesehatan warga di tempat penampungan sementara.
“Harapan kami, air segera surut dan seluruh warga tetap dalam kondisi sehat tanpa ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.
Di penghujung peninjauannya, Lurah Palumbonsari memberikan imbauan tegas bagi warga yang masih bertahan di rumah.
“Kami mengimbau warga yang kediamannya sudah tergenang air untuk segera mencari lokasi yang lebih tinggi, baik di tempat ibadah, rumah saudara, maupun tetangga terdekat. Mudah-mudahan curah hujan segera berkurang dan aliran Kali Cilamaran kembali surut,” tutupnya.












