Berita

Potret Kecil dari Realitas yang Terlupakan, Rumah Seorang Guru Ngaji di Cibiuk Kudul Garut Di Bangun Atas Dasar Swadaya Warga

×

Potret Kecil dari Realitas yang Terlupakan, Rumah Seorang Guru Ngaji di Cibiuk Kudul Garut Di Bangun Atas Dasar Swadaya Warga

Sebarkan artikel ini

Kab Garut, Idisi Online – Cerita Rumah seorang guru ngaji warga RW 03 RT 05, Desa Cibiuk kidul Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, yang menempati rumah bilik panggung nyaris roboh. Guru ngaji tersebut bernama Lukman atau yang akrab dipanggil Ustadz Lukman. Ia berprofesi di bidang keagamaan sebagai guru ngaji dengan puluhan murid dan berpenghasilan minim perlu uluran tangan dari semua pihak.

“Lukman mengatakan sudah puluhan tahun menempati Rumah panggung Tidak Layak Huni (Rutilahu) miliknya, itu belum pernah dibantu oleh pihak pemerintah baik daerah dan pusat. Atap rumahnya nyaris ambruk dan belum ditangani karena belum ada biaya untuk perbaikan rumah yang Ia tempatinya.

Ustadz Lukman telah bertahun-tahun menjadi pilar pendidikan agama bagi masyarakat sekitar. Namun, ironisnya, di balik peran pentingnya, ustadz Lukman bersama keluarganya hidup dalam kondisi yang memprihatinkan, mereka tinggal di rumah panggung yang sangat sederhana. Dirumah yang Ia tinggali, tak jauh dari madrasah tempatnya mengajar dengan jumlah puluhan murid yang mengaji padanya terlihat sekitar puluhan murid baik laki -laki maupun perempuan menamba ilmu mengaji di madrasahnya.

Namun ketika melihat kondisi rumah Ustadz Lukman yang sudah tidak layak huni dan hampir seluruh bagian rumah Lukman bocor. Saat hujan turun, air mengalir dari celah-celah atap, membasahi rumah panggung dan memaksa keluarga Lukman berdempetan menghindari kucuran air hujan.

“Saat Hujan deras membuat kami dan keluarga tidak bisa tinggal di rumah sendiri, bahkan tidur pun tak nyaman,” tutur Lukman dengan nada sedih.

“Seperti pengabdian tanpa apresiasi, ustad Lukman yang dikenal sebagai guru ngaji yang tak kenal lelah membimbing anak-anak dan remaja di desa. Sosoknya yang dihormati dan dicintai, terutama oleh para muridnya mendapat uluran tangan dari pemerintah desa Cibiuk kidul dan warga masyarakat dengan swadaya membangun rumah Ustadz Lukman.

Info Lainnya  Gelaran Khitanan Massal Yayasan Raisul 'Ulum (YASRUL) Limbangan Disambut Antusias

“Sekarang Berkat Pemerintahan Desa Cibiuk Kudul yang di pimpin Cepi Alhumaedi bersama ketua RW dan RT juga warga masyarakat Cibiuk kidul kini sedang berupaya bergotong – royong untuk membangun rumah ustad Lukman, seorang guru ngaji dengan cara swadaya, mirip dengan praktek bedah rumah yang di inisiasi kepala desa Cibiuk Cepi alhumaedi , Hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada guru ngaji yang berperan penting dalam pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter anak-anak di desanya.

“Elaborasi swadaya masyarakat ala kepeminpinan Pemdes Cibiuk kidul Cepi alhumaedi yang sengaja melibatkan masyarakat desa dalam pembangunan rumah guru ngaji, misalnya melalui sumbangan atau kerja bakti, dukungan kepada guru ngaji dalam pembangunan rumah ini bertujuan untuk memberikan tempat yang layak dan nyaman bagi guru ngaji untuk menjalankan tugasnya, serta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Lajut di katakan Cepi karena Guru ngaji memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, dirinya seringkali memimpin atau menginisiasi kegiatan swadaya seperti ini, sehingga menjadi model bagi masyarakat desa Cibiuk kidul untuk turut serta dalam pembangunan rumah ustad Lukman ini.

Sambung dikatan Kades Cibiuk Kidul Guru seperti ustadz Lukman seharusnya mendapatkan perhatian lebih. Beliau mengajarkan agama tanpa pamrih, tapi lihatlah bagaimana kondisi hidupnya. Kenapa daerah lain bisa mendapatkan rumah layak huni, tapi guru ngaji seperti beliau justru terabaikan?”, ujar Cepi, Senin (05/05/2025).

“Dirinya berharap dengan, memberikan bantuan pembangunan secara swadaya sehinga bisa memberikan rumah layak huni untuk ustadz Lukman.dan perlu di ingat bahwa Guru ngaji adalah tiang pendidikan agama. Mereka bukan hanya mendidik, tetapi juga membangun moral generasi muda. Sudah sepatutnya mereka hidup lebih layak,” pungkas ,” Cepi.

Info Lainnya  Sidang Lanjutan Gugatan Nama dan Logo IWO di PN Medan, Majelis Hakim Pertanyakan Alamat PWO

“Cerita pembangunan rumah bagi ustadz Lukman adalah potret kecil dari realitas yang sering terlupakan, perjuangan para guru ngaji yang mengabdikan diri tanpa berharap lebih, namun kerap terabaikan dalam urusan kebutuhan dasar. Kini, harapan besar dipertaruhkan agar sang guru, bersama keluarganya dan murid-muridnya, bisa menikmati rumah yang kokoh, hangat, dan bebas dari tetesan hujan. (KJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

news-1701