Meski tugas para pahlawan terdahulu telah selesai dan berhasil mewujudkan NKRI, kata Dikky, maka berikutnya berharap muncul sosok pahlawan yang memberikan pencerahan, memberikan harapan dan melakukan tindakan terhormat membawa bangsa Indonesia mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan.
“Itu semua dapat dilakukan oleh siapa pun. Oleh karenanya kita berharap peringatan Hari Pahlawan dari tahun ke tahun tidak sekedar ulang tahun mengulang-ulang apa yang rutin kita lakukan. Kita berharap pada setiap momen peringatan Hari Pahlawan muncul semangat baru, muncul sosok warga negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini,” ujarnya.
Dikatakannya, pada akhirnya jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan.
“Mari kita implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat mulai dari diri kita, mulai dari hal yang paling kecil yang dapat dilakukan di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat,” harapnya.
“Semoga kita semua mampu meneladani dan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan serta mewariskannya kepada generasi yang akan datang,” katanya.
Usai pelaksanaan upacara, Dikky berharap melalui tema peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 adalah “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” bisa memaknai apa yang sudah dikorbankan oleh para pahlawan. Mencontoh dan meneladani apa yang sudah dilakukan oleh para pahlawan.
“Apa yang harus kita lakukan dan tentu saja yang paling penting apa yang harus kita lakukan demi mencintai negeri kita ini,” ucapnya.
Menurutnya, sesungguhnya pahlawan itu tidak dibatasi oleh saat masa perjuangan atau saat pembentukan NKRI.
“Tapi pahlawan itu harus ditunjukkan oleh kita. Tentu saja sosok pahlawan itu bisa saja muncul tidak saja pada saat perjuangan, tapi pada saat-saat sekarang saat bagaimana kita bisa mengisi kemerdekaan ini,” katanya.
“Bagaimana kita menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, gangguan yang ada berkaitan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.
Tentu saja, imbuhnya, di semua sektor bidang keahlian masing-masing, maka jadikanlah sosok pahlawan di dalam diri masing-masing untuk membangun negeri yang dicintai ini.
“Mari kita berpartisipasi aktif semuanya, tidak melihat usia, apa yang bisa kita lakukan bagi negara ini. Tunjukkan kemampuan kita, kompetensi kita untuk menunjukkan kinerja kita itu ada bagian dari kita menyumbangkan apa yang sudah kita lakukan untuk negara ini,” pungkasnya.
Red. Iwan Mulyana














