Idisi Online || Kab. Bandung
Peluncuran pemberian beasiswa calakan dan insentif guru dan tenaga kependidikan non ASN pada satuan pendidikan Paud/TK, SD dan SMP tingkat kabupaten Bandung tahun 2021 di Rumah Dinas Bupati. Jum’at (30/7).

“Memberikan Beasiswa untuk siswa siswi berprestasi mupun untuk yang kurang mampu, Khusus untuk Sekolah SMP Swasta, untuk mengurangi kesulitan biaya atau memang ada persoalan anak yang tidak mampu sekolah ke swasta karena ke swasta itu berbayar”. Ucap Kadis Pendidikan Kab. Bandung, H Juhana ketika di wawancara awak media.
“Sehingga dengan beasiswa BEDAS yang dilaksanakan itu, bisa meringankan, bisa membayar SPP.” Tuturnya.
H. Juhana juga mengatakan, “bahwa harapan Bupati semua anak lulisan SD dan MI bisa bersekolah baik ke negeri maupun swasta, anak-anak tertentu yang kesulitan dalam berbayar, maka diluncurkan Beasiswa BEDAS untuk masyarakat.”
Dengan demikian tidak ada alasan lagi kalau anak lulusan SD /MI untuk tidak bersekolah. Terangnya.
Selain Program Beasiswa BEDAS dari Bupati juga utuk aksesbilitas telah menambahkan 16 (enam belas) unit sekolah baru untuk SMP.
“Kewajiban Pemerintah luar biasa, mohon doa restunya. Hari ini juga diluncurkan insentif guru dan tenaga Pendidikan Non PNS, sebetulnya ini sudah angan-angan yang lama ketika beliau menjabat sebagai anggota DPRD.” Pungkas H. Juhana.
Disampaikan Bupati Bandung, HM Dadang Supriatna, S.Ip., MAP pada peluncuran Beasiswa BEDAS untuk SD /MI bahwa tingkat rata-rata lulusan Pendidikan per bulan Mei kemarin angkanya di 8,9 tahun.
“Artinya rata-rata lulusan pendidikan di Kabupaten Bandung hanya sampai tingkat SMP.” Terangnya.
“Kita berharap dengan program yang akan diaksanakan menargetkan di tahun mendatang angka lulusan pendidikan di 10 tahun, sampai lulusan SMA”, tandasnya.
“Semua siswa-siswi masyarakat Kab Bandung, jangan menjadi persoalan baik untuk sekolah negeri juga swasta, ijasahnya sama tidak ada perbedaan, dalam kesempatan yang berbahagia ini saya meluncurkan Program Beasiswa yang tidak masuk sekolah negeri, sehingga tidak ada perbedaan, salah satu komitmen yang harus kita bangun,” disampaikan Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung.
“10 tahun saya fokus di Komisi B, salah satu mitra kerjanya yaitu Dinas Pendidikan. Saya fokus bagaimana Pendidikan itu bisa meningkat, ada 15 sekolah yang kita bangun.” papar Kang DS.
Saat ini saya Bupati, sehingga apa pun tingkat kebutuhan di lingkungan Pendidikan akan saya perhatikan.
Sehingga pada tahun ini, dalam rangka meningkatkan IPM di Kab Bandung salah satunya bidang Pendidikan, maka saya akan mendirikan sekolah baru, hampir 17 sekolah baru tahun ini di Kabupaten Bandung akan kita bangun.
Tahun ini satu unit untuk Sekolah Dasar, dan 16 sekolah baru untuk SMP dan kita dorong supaya Gubernur segera memgadakan SLTA minimal 16 Kecamatan atau 16 sekolah negeri baru.
Melalui acara tersebut, tahun ini juga Kang DS merencanakan akan bangun beberapa Rumah Sakit dan melakukan peningkatan ekonomi melalui peran serta Badan Usaha di tingkat desa dalam upaya meningkatkan Indek Pembangunan Masyarakat di Kabupaten Bandung melalui program BEDAS.
Reporter : Tita J
Editor : Imul








