Idisi Online – KS dari tadi siang Jumat (30/1) sampai waktu ketika bebrita ini saya muat, masih ngintai dari jauh dengan sengatan ke bagian sensitif dan ngegas bau hiek sex. Gelagat KS nembakin saya dari jarak jauh karena saya kemarin naikin berita perkembangan KS ketika melihat file data proposal Long Term Liabilitas saya.
Dia terus memposisikan dan menyudutkan saya laiknya bukan seorang yang normal tetapi terus menerus nembakin saya dengan hasutan homoseks.
Saya sendiri heran kenapa dan apa maunya itu KS terus menerus maksain saya.
Kalau seperti ini terus menerus, saya harus bikin pladu, laporan ke Kepolisian supaya saya bisa melakukan delik aduan atas perlakuannya kepada saya yang terus menerus menghasut dan nembakin pake senjata siluman jarak jauh. Kasat mata susah dibuktikan, tetapi terpaan sengatan dan bau badan yang dia gas kesaya menunjukan perlakuan yang tidak manusiawi.
Tidak hanya waktu tertentu, tetapi ini sudah setiap waktu siang dan malam terus menerus tidak mau lepas dari aktivitas dan pekerjaan saya sehari-hari baik di rumah juga di luar rumah.
Hasutannya berbau LGBT, la saya harus bagaimana, saya tidak tahu menahu urusan LGBT, apa KS ini bos LGBT sehingga nembakin saya dengan bahasa bahasa yang tidak sedap.
Sudahmah terindikasi makan uang yang bukan haknya miliaran rupiah, ini sekarang terus menerus nembakin ga karuan.
Ini KS pensiunan APH tetapi keterlaluan, harus selesai di meja hijau kalau begini terus.
Dia ini terus menerus menghasut kesana kemari dengan hasutan hasutan tidak sedap dengan kesengajaannya supaya semua orang meyakini atas hasutannya.
Kondisi ini, Kendari pun dia mantan APH tetapi dia telah melakukan pelanggaran atas Pasal Pasal HAM dan Penghasutan juga telah mencemarkan nama baik seseorang.
Kelakuannya beserta kawan kawannya terus terusan melakukan aksi teror dari jarak jauh dengan berbagai tembakan dan hasutan, juga ancaman kepada anak anak saya.






