KARAWANG – Di tengah kepungan banjir yang melanda wilayah Rengasdengklok, deru langkah prajurit TNI tetap terdengar di antara riak air.
Koptu Aryanto, anggota Koramil 0404/Rengasdengklok, menjadi salah satu sosok yang sigap memikul bantuan makanan demi memastikan tidak ada warga binaannya yang kelaparan.
Bersama tim dari Bina Mutiara Insan (Dapur MBG Karyasari), Koptu Aryanto menyusuri satu per satu rumah warga di Dusun Sinarsari dan Dusun Krajan Selatan yang terisolasi genangan air pada Jumat (23/01).
Sambil menyerahkan paket makanan hangat, Koptu Aryanto menyempatkan diri berdialog dan memberikan penguatan moral kepada para penyintas banjir.
Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan panggilan kemanusiaan.
“Kami merasakan apa yang warga rasakan. Saat akses mereka terbatas untuk memasak karena rumah terendam, kami hadir membawa sedikit bantuan untuk mengganjal perut. Yang terpenting bagi kami adalah melihat warga tetap sehat dan kuat menghadapi musibah ini,” ujar Koptu Aryanto di sela-sela kegiatannya.
Ia juga menambahkan bahwa monitoring akan terus dilakukan selama 24 jam untuk memantau keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak yang rentan terserang penyakit pasca banjir.
“Instruksi Komandan jelas, kami harus ada di tengah-tengah rakyat dalam situasi sesulit apapun. Kami imbau warga tetap waspada jika debit air kembali naik, segera laporkan kepada kami jika butuh bantuan evakuasi,” pungkasnya.
Danramil 0404/RDK, Kapten Inf Moh Syai’in, mengapresiasi kegigihan anggotanya di lapangan.
Menurutnya, sinergi antara Koptu Aryanto dan relawan Dapur MBG adalah bukti nyata manunggalnya TNI dengan rakyat dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Karawang.






