Garut, Idisi Online – Pemerintah kecamatan Sukawening  Kabupaten Garut  Provinsi Jawa Barat, mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Reksa Semesta untuk mengelola limbah hasil olahan makanan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak lingkungan.

Camat Sukawening Faisal menyebut pengolahan limbah di SPPG harus diperhatikan dengan serius. Jangan sampai sisa makanan atau air bekas cucian mencemari lingkungan sekitar apalagi di buang ke Selokan lingkungan warga masyarakat

Camat menyebutkan  pengolahan limbah di SPPG harus diperhatikan dengan serius. Jangan sampai sisa makanan atau air bekas cucian mencemari lingkungan sekitar.

Semuanya harus dikelola dengan baik dan sesuai standar kebersihan. Kami rekomendasikan SPPG berkolaborasi dan libatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) supaya sesuai standar semua,” kata Camat saat dimintai tanggapan terkait SPPG, Yayasan Reksa Semesta ,MBG yang berada di wilayah Kampung Pasanggrahan RW 01 RT 03 Desa Pasanggrahan  Kecamatan Sukawening  yang diduga buang  limbah MBG ke saluran air di wilayah pemukiman warga. Senin 15/12/2025.

Faisal katakan bahwa forkofimcam Sukawening sudah membentuk tim satgas MBG dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta menjaga mutu dan higienitas makanan yang disajikan kepada siswa penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut Camat juga menekankan pentingnya pengawasan mutu di setiap proses penyediaan bahan makanan. Seluruh pengelola SPPG wajib memastikan bahan pangan yang digunakan benar-benar memenuhi standar kelayakan.

Pengawasan kualitas benar-benar dijaga dan ditonjolkan. Kalau ada bahan dari pemasok yang tidak sesuai standar, harus segera ditolak dan jangan digunakan,” ucap Faisal

Selain itu Camat turut menyoroti sarana pendukung SPPG yang perlu mendapat perhatian, seperti tempat pencucian alat makan yang masih berada di luar area dapur utama. Fasilitas tersebut dapat segera diperbaiki atau dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai guna menjaga kebersihan dan efisiensi kerja.

Lebih lanjut Camat ikut menanggapi isu yang sempat beredar media online terkait limbah dari  SPPG yang cemari drainase aliran sungai warga, Camat  menegaskan permasalahan tersebut harus segera di selessikan kenapa tidak ini murni berasal dari kesalahan pihak MBG yang buang air limbah ke tempat aliran air yang ada permukiman warga dan persoalan harus segera diselesaikan dengan baik cari solusi yang tepat arip dan bijaksana.

Kita berharap seluruh SPPG di wilayahnya  terus menjaga standar kualitas, higienitas, dan pengelolaan limbah dengan baik. Ini penting agar Program MBG benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak penerima gizi,” pungkas  Faisal.  ( Tim )

Info Lainnya  Wahyu, Kembangkan CV Sadea Putra WN (way Snack) Lebih Maju