Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam tubuh Korpri. Dalam musyawarah, perbedaan pandangan dan ide harus dijadikan kekuatan, bukan perpecahan.
“Korpri adalah rumah besar kita bersama. Dari sinilah lahir inisiatif, semangat solidaritas, dan gerakan kolektif untuk kemajuan Kota Bandung,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Korpri Jawa Barat, TB Jefri, menyampaikan, sebagai kota besar dan pusat aktivitas di Jawa Barat, Bandung harus memiliki layanan publik dan fasilitas yang memadai untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap pengurus baru dapat menciptakan program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran ASN dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Jefri menuturkan, ASN perlu terus menjaga efisiensi anggaran dan tetap produktif melaksanakan program kerja, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi bencana alam yang kerap terjadi.
“Korpri harus hadir membantu warga, misalnya dengan program ASN Peduli atau kegiatan sosial lainnya yang bisa disesuaikan di tiap daerah,” ujarnya.
Sedangkan Caretaker DP Korpri Kota Bandung, Adi Junjunan, menjelaskan, musyawarah ini memiliki tiga agenda utama yaitu, Pemilihan Ketua DP Korpri Kota Bandung Pembahasan dan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta Pembahasan program kerja DP Korpri Kota Bandung periode 2025–2030.
“Kami berharap musyawarah ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan semangat pelayanan ASN di Kota Bandung,” kata Adi.
Redaksi IO, Imul
Sumber Humas Pemkot Bandung












