Garut idisionline.com || Stasion Pengisian Bahan Umum (SPBU) 34.44114 yang berlokasi di Jalan Bayongbong, Desa Cinisti Kabupaten Garut. Diduga menjadi surganya bagi para konsumen bensin bersubsidi.
Pasalnya SPBU yang terbilang cukup ramai pembeli itu melayani segala bentuk pembeli dari berbagai kalangan dari konsumen biasa atau khusus. Para pengecer untuk dijual lagi atau konsumen apapun dilayani tanpa indah aturan.
Para pedagang eceran BBM bersubsidi ataupun oknum nakal untuk dijual ke industri jadi pemandangan biasa, antrean panjang dilayani leluasa. Seolah hukum tak berlaku atau sudah kebal aturan.

Sumber informasi yang bisa di pertanggung jawabkan, membeberkan mekanisme curang SPBU itu layani pemain BBM.
“Untuk pembeli pake jerigen dengan sepeda motor atau gunakan mobil sekali mengisi mengasih uang tip ke operator” bebernya.
Bertepatan dengan pemeriksaan yang tengah dilaksanakan pihak assesor vendor Pertamina, Senin (21/07/2025).

Usai lakukan pengujian Tera, Seorang petugas Assesor yang diketahui bernama Dani berhasil diwawancarai awak media. Meski sebelumnya ada upaya penghalangan wawancara dari para petugas SPBU.
Dikatakan Dani bahwa pihaknya sebagai vendor Pertamina hanya lakukan pemeriksaan tera dan kelengkapan SPBU lainnya
“Kami dari perusahaan mitra kerja (Vendor) Pertamina yang melaksanakan tugas pemeriksaan tera serta kelengkapan SPBU secara berkala, Dua Bulan sekali pak” katanya.
Dilain pihak, pengelola SPBU Hera yang bertindak selaku accounting meminta penjelasan temuan kenakalan kepada awak media.
“Dimana letak kenakalannya pak kapan itu terjadi, coba kirim dokumentasinya. Memang pembelian gunakan jerigen tidak boleh tanpa ada rekomendasi dari Dinas’ tandasnya.
Kendati sudah jadi rahasiah umum jika pembelian BBM bersubsidi untuk penjualan kembali harus ada dari Dinas terkait. Namun faktanya di SPBU itu rekomendasi sekedar formalitas.
Dugaan permainan BBM di SPBU sejatinya menjadi perhatian publik dan APH mengacu kepada peraturan yang telah ditetapkan. Agar tepat sasaran bagi masyarakat bukan lahan subur oknum raup keuntungan.
***Tim






