Sukabumi — idisionline.com || Dalam upaya menghindari rentenir yang dilakukan oleh para pedagang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi membantu masyarakat agar tidak terjerat atau terlilit utang kepada rentenir
Bentuk upaya tersebut yang dilakukan adalah menghadirkan UPZ di berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi, seperti di di Pasar Semi Modern Terminal Cibadak, Kecamatan Cibadak, Baznas menghadirkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Wakil Ketua Bidang IV Administrasi Umum dan Pengembangan SDM Baznas Kabupaten Sukabumi, Taufiq Dida, kepada awak media, Senin (15/10) mengatakan bahwa dengan kehadiran UPZ di pasar pasar termasuk di pasar semi modern terminal Cibadak kedepan diharapkan dapat menjadi solusi bagi para pedagang.
“Iya untuk beribadah dan mengelola keuangan mereka sesuai syariat Islam,” kata Taufik.
Menurutnya dengan adanya UPZ, para pedagang di Pasar Semi Modern Terminal Cibadak bisa mendapatkan keberkahan dalam hidup dan usaha mereka. Selain itu, UPZ juga diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.
“Khususnya warga atau masyarakat yang kurang mampu yang berada di sekitar pasar, sehingga bisa memberikan pemberdayaan kepada masyarakat masyarakat yang ada di sekitar pasar Terminal Cibadak ini,” ujarnya.
Taufiq juga mengatakan bahwa UPZ dapat menjadi alternatif bagi para pedagang atau masyarakat sekitar pasar agar terhindar dari jeratan rentenir, dimana melalui UPZ, para pedagang dapat menjalankan usahanya tanpa harus bergantung pada pinjaman dengan bunga tinggi yang membebani.
“UPZ ini merupakan solusi agar pedagang dapat terus beraktivitas tanpa harus tergantung pada rentenir yang memberikan pinjaman dengan syarat memberatkan. Ini adalah harapan kita bersama,” ujarnya.
Menurut Taufik, UPZ juga berperan sebagai sarana pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah dari para pedagang, yang nantinya akan disalurkan sesuai dengan syariat Islam.
“Para penerima bantuan juga akan dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh aturan agama,” terangnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka secara sukarela, yang mana hasilnya nanti bisa dan akan dikelola dengan baik melalui konsep zakat, infaq, dan sedekah.
”Sehingga bisa memberikan manfaat bagi yang membutuhkan di sekitar pasar,” harapnya.
Eksistensi UPZ, Baznas Kabupaten Sukabumi berharap para pedagang dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi tanpa terjerat utang rentenir yang mencekik.
“Mudah mudahan ini bisa memberikan pemberdayaan kepada masyarakat masyarakat pasar dan yang ada di sekitarnya,” pungkasnya. ***
Reporter: Agus Pren












