Berita Hukum

Perhutani Wilayah Bentang Timur BKPH Sagaranten KPH Sukabumi Tidak Tegas Atas Penyalahgunaan Lahan Oleh Orang-Orang Tak Bertanggung Jawab?

×

Perhutani Wilayah Bentang Timur BKPH Sagaranten KPH Sukabumi Tidak Tegas Atas Penyalahgunaan Lahan Oleh Orang-Orang Tak Bertanggung Jawab?

Sebarkan artikel ini

Sukabumi – idisionline.com || Pada hari Jumat/Sabtu (4-5 Oktober 2029), Kawasan Perhutani wilayah Bentang Timur BKPH Sagaranten KPH Sukabumi telah terjadi perataan lahan oleh seseorang (Yunus) yang tidak bertanggung jawab tanpa mengantongi izin.

Dengan tegas negara membuat aturan bukan untuk dilanggar tetapi untuk dipatuhi. UU 41 THN 1999, dalam UU ini diatur mengenai penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pembagian hutan berdasarkan statusnya yang terdiri dari hutan negara dan hutan hak. Selain itu, hutan harus dilakukan pengelolaan yang dilakukan dengan kegiatan-kegiatan berupa: tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan, pemanfaatan hutan dan penggunaan kawasan hutan; rehabilitasi dan reklamasi hutan, dan perlindungan hutan dan konservasi alam.

Sedangkan sanksi untuk penyalahgunaan lahan perhutani, seperti pembalakan liar dan pembakaran hutan, adalah: Penjara maksimum 15 tahun dan denda maksimum Rp 100 miliar, sesuai dengan Pasal 83 Ayat 1 Huruf b, Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Penjara 15 tahun atau denda Rp. 5 M, untuk kasus pembakaran hutan.

Dengan peristiwa ini pihak Perhutani langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan melakukan penghentian kegiatan tersebut dan langsung melakukan koordinasi sekaligus pemeriksaan kepada pelaku penyalahgunaan lahan Perhutani yang diduga tidak memiliki izin. Pemeriksaan dilakukan oleh Waka, Asper, Danru KRPH serta Polhut dan Polter melakukan pemeriksaan, hasil dari pemeriksaan tersebut adalah:

1. Kondisi lapang sudah ada sejak dulu dan dipergunakan oleh masyarakat Desa Pada Senang Kec. Cidadap.
2. Kegiatan Perataan pada lokasi dilaksanakan selama 2 hari pada hari jumat sore selama 2 jam Sekitar jam 14.00 dan di lanjut pada Sabtu sampai jam 16.30 wib
3. Hari Jumat dan Sabtu tgl 4-5 Okt 2024 berdasarkan info dr tokoh akan mengajukan proposal untuk perataan ujung lapang. Akan tetapi ada doser yg lewat mengarah ke daerah Cijati Cianjur terus dimanfaatkan oleh warga untuk perataan dengan bya swadaya dari kas pemuda, masyarakat
4. Lokasi pada Ptk 88.O-1 luas 3,50 ha Kelas Hutan LDTI (jalan dan Lapang Bola ).
5. lokasi yg d ratakan kurang lebih lebar 2-4 m dan panjang 15 m.
6. Kondisi saat ini alat berat Sudah tidak ada.
7. Kondisi lapangan saat ini kondusif.

Info Lainnya  Kajati Jabar Melepas Peserta Mudik Bareng Bersama Kajati Jabar

Sejumlah kalangan menilai hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak Perhutani tidak tegas karena tidak ada sangsi hukum yang diberikan, ada apa dengan pihak Perhutani wilayah Bentang Timur BKPH Sagaranten KPH Sukabumi ? yang hanya memberikan sangsi lunak, cukup menghentikan kegiatan perataan lahan dan penyataan tidak mengulangi perbuatannya kembali, sementara peristiwa pelanggaran hukum sudah terjadi, apalagi hanya diketahui oleh Kepala Desa dan LMDH saja, apalagi dengan mudahnya menyatakan kondisi lapangan sudah kondusif (pada nomor 7).

Sejumlah kalangan menilai Perhutani wilayah Bentang Timur BKPH Sagaranten KPH Sukabumi abaikan UU 41 THN 1999.

Dede Rusyandi, Forum Aktifis Selatan dalam keterangannya, menyayangkan atas penyalahgunaan lahan Perhutani oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut serta tidak adanya sangsi hukum yang dilakukan oleh pihak perhutani.

“Sangsi yang diberikan oleh pihak Perhutani ini sangat lemah, hanya menghentikan kegiatan tersebut dan cukup membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, sangsi semacam ini sangat rawan dan berpotensi dilakukan kembali oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab lainnya dikemudian hari, saya berharap pihak yang berwenang untuk mengkaji lebih dalam atas kejadian ini” ujar Dede.*** (AgusPren).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

118000731

118000732

118000733

118000734

118000735

118000736

118000737

118000738

118000739

118000740

118000741

118000742

118000743

118000744

118000745

118000761

118000762

118000763

118000764

118000765

118000766

118000767

118000768

118000769

118000770

118000771

118000772

118000773

118000774

118000775

118000776

118000777

118000778

118000779

118000780

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

138000461

138000462

138000463

138000464

138000465

138000466

138000467

138000468

138000469

138000470

138000471

138000472

138000473

138000474

138000475

138000476

138000477

138000478

138000479

138000480

138000481

138000482

138000483

138000484

138000485

138000486

138000487

138000488

138000489

138000490

138000491

138000492

138000493

138000494

138000495

158000361

158000362

158000363

158000364

158000365

158000366

158000367

158000368

158000369

158000370

158000371

158000372

158000373

158000374

158000375

158000376

158000377

158000378

158000379

158000380

158000381

158000382

158000383

158000384

158000385

158000386

158000387

158000388

158000389

158000390

158000391

158000392

158000393

158000394

158000395

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

228000136

228000137

228000138

228000139

228000140

228000141

228000142

228000143

228000144

228000145

228000146

228000147

228000148

228000149

228000150

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

228000171

228000172

228000173

228000174

228000175

228000176

228000177

228000178

228000179

228000180

228000181

228000182

228000183

228000184

228000185

228000186

228000187

228000188

228000189

228000190

228000191

228000192

228000193

228000194

228000195

228000196

228000197

228000198

228000199

228000200

228000201

228000202

228000203

228000204

228000205

228000206

228000207

228000208

228000209

228000210

228000211

228000212

228000213

228000214

228000215

228000216

228000217

228000218

228000219

228000220

228000221

228000222

228000223

228000224

228000225

228000226

228000227

228000228

228000229

228000230

228000231

228000232

228000233

228000234

228000235

238000230

238000231

238000232

238000233

238000234

238000235

238000236

238000237

238000238

238000239

238000240

238000237

238000238

238000239

238000240

238000241

238000242

238000243

238000244

238000245

238000246

238000247

238000248

238000249

238000250

238000251

238000252

238000253

238000254

238000255

238000256

news-1701