Kab. Bandung, Idisi Online – Paska penyertaan modal usaha pada tahun anggaran 2025 lalu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Balarea Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung kini begerak dalam bidang usaha Susu Kambing. Selasa (4/11/2026).
Hal tersebut disampaikan Ketua BUMDES Balarea Bapak Encep Cahyana di Kantornya kepada sejumlah awak media.

Menurutnya untuk kegiatan usaha di sektor ini pihak Pemerintah Desa Tenjolaya selain telah menyertakan modal juga telah menyediakan lahan untuk pengembangan usaha di bidang itu.
Kini BUMDES Balarea telah memiliki sebanyak kurang lebih 25 ekor Kambing perah, yang tadinya 16 ekor sekarang sudah ada penambahan sebanyak 9 ekor, jadi keseluruhan kambing perah yang dikelola kini sudah mencapai 25 ekor.
Menurut Bapak Encep, “Kambing yang dapat diperah susunya itu adalah kambing yang sudah beranak, sehingga susunya dapat diperah”. ucapnya.
Kata Bapak Encep, Susu Kambing Perah perharinya bisa menghasilkan 5 sampai 6 liter.
Kenana Bapak Encep memilih mengembangkan usaha di bidang Susu Kambing Perah?
Menurutnnya usaha di bidang Susu Kambing Perah tersebut, belum banyak saingan sehingga untuk pemasarannya dianggapnya tidak akan begitu kesulitan.
Menurutnya BUMDES Balarea, mengembangkan usaha Susu Kambing Perah dimulai dari tahun 2025 dan prosuksinya baru berjalan di bulan Maret 2026 lalu, sehingga untuk pengemasan dan pemasaran belum dapat dimaksimalkan, dan hanya berjalan sebatas di lokalan saja belum menjangkau ke luar daerah.
Ia berharap apabila memang pengembangan dibidang usaha ini maju, pihaknya membutuhkan dukungan baik dari Pemerintah Desa Tenjolaya sendiri juga dari Dinas Peternakan terutama untuk bina program dalam hal pengurusan hewannya, kesehatan hewannya sampai kepada pengemasannya.
Karena selama ini penjualan susu perah kambing sifanya manual, tanpa proses permentasi, dan pengemasannya pun secara manual ada yang 1 liter dan ada yang 100 milileter.
Menurutnya untuk pengemasan 1 liter dijual dengan kisaran harga Rp. 30ribu dan yang 100 Mili leter dihargai Rp. 25ribu.
Bapak Encep mengatakan sampai bulan November 2026 ini, dari hasil pemasaran belum memperoleh keuntungan secara maksimal dan belum dapat memberikan kontribusi untuk PAD, namun baru bisa menghidupi para peternak yang kini sedang dalam pembinaan langsung melalui BUMDES Balarea.
Selain itu pun, dari keuntungan yang di dapat belum memberikan kontribusi keuntungan untuk menggaji pengurus, ia berharap nanti setelah adanya pengembangan dan penambahan modal ada nilai positif demi memajukan perekonomian di Desa Tenjolaya.
Berikut disampaikan Bapak Encep Cahyana terkait manfaat mengkonsumsi Susu Perah Kambing, diantaranya :
Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Meningkatkan Kecerdasan Otak, Terapi Gangguan Pernapasan, Paru-paru dan TBC, Membantu Sistem Reproduksi, Mencegah Gejala Anemia, Mengobati Maag dan Asam Lambung, Kesehatan Tulang dan Gigi, Mencegah dan Mengobati Diabetes, Menjaga Kesehatan Jantung, Menormalkan Tekanan Darah, dan Membantu Program Diet.
Dengan penyertaan modal di tahun 2025 mudah-mudahan capaian usaha dibidang ini dapat memberikan kontribusi positif selain dapat membuka lapangan pekerjaan.
Juga dalam konsepsi pemasaran dapat terbuka chaneling dan kerjasama dengan para pengusaha yang sama agar penjualan dan omsetnya meningkat, sehingga tidak menutup kemungkinan dapat memberikan kontribusi yang nyata untuk PAD Desa Tenjolaya.
Redaksi IO, Imul













