PASIRJAMBU, Kabupaten Bandung – Kabar gembira datang untuk dunia pendidikan di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu. Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kendeng yang kondisinya sudah rusak parah dan sebagian ambruk, akhirnya mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.
Bantuan revitalisasi tersebut terdiri dari pembangunan 6 ruang kelas, perpustakaan, dan fasilitas WC siswa yang selama ini tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Kendeng, Yana Sutrisna, kepada awak media, Kamis 29 Oktober 2026.
“Alhamdulillah, sekolah yang bangunannya sudah lama dan rusak parah, bahkan ada yang ambruk, akhirnya direvitalisasi. Anggarannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026,” ujar Yana.
Proyek revitalisasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp 1.210.900.058 yang bersumber dari APBN 2026, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Sementara itu, Kepala SDN Kendeng, Rika Permasih, S.Pd.I, menyambut baik program rehabilitasi satuan pendidikan tersebut. Ia mengaku bersyukur sekolah yang dipimpinnya sejak lama akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Alhamdulillah, bangunan yang berdiri sejak tahun 1995 dan sudah tidak layak, sekarang bisa direvitalisasi menjadi layak untuk anak-anak sekolah,” ujar Bu Rika.
Menurutnya, kondisi bangunan yang rusak selama ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
“Harapannya setelah direvitalisasi ini, anak-anak lebih semangat belajar karena ruang kelasnya sudah layak, aman dan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah,” pungkasnya.
Dengan direvitalisasinya SDN Kendeng, diharapkan kualitas pendidikan di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, semakin meningkat dan melahirkan generasi yang lebih berprestasi.
Rep. Edwin













