Kab Bandung, Idisi Online – “Kalau diuraikan, sejarahnya sangat panjang Antara PPSI dengan IPSI, dua organisasi yang bergerak dibidang seni pencak silat yaitu PPSI dan IPSI tapi kata Pa Ketua dari dua organisasi sama – sama Pencasilat ,” Ucap Dadang Hermansyah, Ketua DPW PPSI Jawa Barat. Acara Berlangsung di Dome Balerame Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (29/08/2025).
Lanjut kalau Ikatan Penca Silat Infonesia lahir tahun 48 sedangkan kalau Persatuan Penca Silat Indonesia (IPSI) berdiri tahun 57 akan tetapi para sejarahwan penggiat pupuhu penca silat bahwa PPSI benar benar lahir di Jawa Barat dan benar- benar milik Jawa Barat.

Namun kata Dadang, dengan berkembangnya dinamika organisasi pemerintahan, IPSI lahir dari Dispora dan PPSI dibawah naungan KONI dengan cabang olahraga berupa penca silat yang terbentuk dalam PPSI.
Dan PPSI menurut Dadang, mengacu kepada Undang Undang Pelestarian kebudayaan No 5 tahun 1917 termasuk juga lahirnya undang undang Komite Olahrag Rekreasi Masyarakat (Kormi) yang dimulai di tahun 2018 dan Kormi lebih kepada tradisi yang ada di tengah masyarakat.
“Bandung adalah kembangnya penca silat makanya paguron harus dijaga dan dibina dan pencasilat sudah diakui oleh Unesco sebagai warisan leluhur dalam bentuk benda, jadi PPSI lebih pada tradisi budaya pencasilat yang ada di Jawa Barat,” Ungkapnya.
Sementara menurut H. Endang, SH., MH., Ketua DPD PPSI Kab Bandung, bicara PPSI dengan IPSI, saya kira sama- sama penca silat namun yang berbeda yaitu kalau IPSI lebih pada tarung dan PPSI lebih pada seni budaya penca silat.
Hal lain tambah H. Endang dari kegiatan Penca silat Bupati Cup yang sekarang di gelar di dome bale rame Sabilulungan Soreang Kab Bandung, ada 743 peserta dari kategori anak, remaja dan dewasa.
“Dan kegiatan Penca silat Bupati Cup terdiri dari tunggal, ijen, rampak dan demonstran dan juga acara ini rencanya akan digelar selama dua hari, hari ini dan besok dengan melibatkan tim juri yang berpengalaman,” Ucapnya. (Nj)






