SUKABUMI – idisionline.com || Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) se-Kota Sukabumi menggelar kegiatan sosial rutin bertajuk Inbun (Infak Bulanan) pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Aula Kelurahan Cibeureum Hilir, Kota Sukabumi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh tuan rumah Lurah Cibeureum Hilir Suhendar, S.Ip. beserta jajarannya, Asda I Kota Sukabumi Fajar Rajasa, Camat Cibeurem, Ketua IPSM dan pengurus, serta seluruh anggota IPSM dari 33 kelurahan se-Kota Sukabumi.
Perwakilan Pemerintah Kota Sukabumi, Asda Kota Sukabumi Fajar Rajasa, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi IPSM dalam menjalankan aksi-aksi sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, IPSM merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi sangat mendukung berbagai jenis kegiatan yang bersifat sosial yang dilakukan oleh para Pekerja Sosial Masyarakat. Sinergi ini diharapkan tidak hanya terjalin dengan IPSM, tetapi juga dengan seluruh lembaga swadaya masyarakat yang memiliki tujuan sama, yakni membangun Kota Sukabumi menjadi lebih baik.
Sementara itu, Lurah Cibeureum Hilir, Suhendar, S.Ip., menjelaskan bahwa kegiatan Inbun merupakan agenda rutin yang melibatkan 33 kelurahan se-Kota Sukabumi. Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan diisi dengan santunan kepada 20 anak yatim.
Suhendar berharap, santunan yang bersumber dari para donatur di Kota Sukabumi tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan para anak yatim. Ia juga bersyukur karena kegiatan positif ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari masyarakat dan diharapkan bermanfaat serta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Lebih lanjut dijelaskan, keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Kota Sukabumi memiliki tujuan utama untuk membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan kehidupan dan kesejahteraan sosial yang lebih baik bagi seluruh warga.
Secara rinci, peran PSM meliputi membantu penyelenggaraan program kesejahteraan sosial di tingkat kelurahan, meningkatkan keberfungsian sosial masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri, serta berperan aktif dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Selain itu, PSM juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan aspirasi warga dengan pemerintah daerah melalui SKPD maupun lembaga penyedia bantuan, termasuk melakukan pemutakhiran data kesejahteraan sosial agar bantuan tepat sasaran serta melakukan pendampingan bagi warga yang membutuhkan layanan sosial dengan menggerakkan potensi sumber daya di lingkungan sekitar.
Reporter : Agus Pren













