PEMATANGSIANTAR, IdisiOnline – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Pematangsiantar terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta penguatan layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keseriusan BRI dalam membangun sinergi tersebut mengemuka dalam audiensi Forum TJSL Kota Pematangsiantar bersama jajaran manajemen BRI Pematangsiantar.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Forum TJSL Kota Pematangsiantar, Gabriel K. Pandiangan; Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Soefie Megawary Saragih, S.STP., M.Si.; serta Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, bersama jajaran masing-masing. Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah, forum yang mewadahi kolaborasi tanggung jawab sosial perusahaan, dan sektor perbankan. Melalui pertemuan tersebut, berbagai peluang kerja sama dibahas agar program sosial perusahaan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Kota Pematangsiantar.
Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga dapat berperan dalam mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah. “BRI berkomitmen untuk terus menyalurkan program TJSL kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berharap kontribusi tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program prioritas pembangunan Pemerintah Kota Pematangsiantar,” ujar Alvin. Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha semakin dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama ketika sumber daya dan kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan.
Selain mendukung pembangunan melalui TJSL, BRI Pematangsiantar juga menyatakan kesiapannya memperluas kerja sama dengan Pemko Pematangsiantar dalam penyediaan produk dan jasa perbankan. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pengelolaan keuangan pemerintah daerah agar semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan memanfaatkan jaringan layanan perbankan serta dukungan teknologi digital yang dimiliki, BRI berupaya menghadirkan solusi keuangan terintegrasi sesuai kebutuhan pemerintah daerah. “Sinergi menjadi kunci agar setiap program dapat memberikan dampak yang lebih luas. BRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alvin, seraya menegaskan kesiapan BRI untuk terus membangun kolaborasi yang saling mendukung.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar, Soefie Megawary Saragih, menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki berbagai prioritas pembangunan yang perlu direalisasikan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut menjadikan keterlibatan dunia usaha sebagai salah satu unsur penting dalam mendukung percepatan pembangunan. Melalui program TJSL, perusahaan diharapkan dapat mengambil bagian dalam menjawab kebutuhan masyarakat sesuai bidang dan kapasitas masing-masing. “Pemerintah Kota Pematangsiantar memiliki berbagai program prioritas pembangunan yang tentunya membutuhkan dukungan bersama. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, keterlibatan dunia usaha melalui program TJSL menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan,” ungkap Soefie. Ia juga menekankan bahwa program TJSL perusahaan perlu diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar pelaksanaannya tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ketua Forum TJSL Kota Pematangsiantar, Gabriel K. Pandiangan, menyambut positif komitmen BRI Pematangsiantar dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, Forum TJSL memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi yang mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan potensi kontribusi perusahaan. Melalui koordinasi yang baik, program tanggung jawab sosial perusahaan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat disinergikan sehingga pelaksanaannya lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat optimal. “Forum TJSL diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan agar pelaksanaan tanggung jawab sosial dapat berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat,” ujar Gabriel. Ia berharap kerja sama dengan BRI terus dikembangkan, terutama untuk mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Pematangsiantar.
Dalam audiensi tersebut, BRI dan Forum TJSL Kota Pematangsiantar juga menjajaki peluang penguatan kerja sama di berbagai sektor yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Beberapa bidang yang menjadi perhatian meliputi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan literasi serta inklusi keuangan, dan dukungan terhadap fasilitas sosial maupun lingkungan. Pada saat yang sama, penguatan layanan perbankan diharapkan dapat membantu mendorong transformasi digital dan mengoptimalkan tata kelola keuangan pemerintah daerah. Alvin menegaskan bahwa BRI akan terus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi peluang kerja sama yang relevan, sehingga setiap bentuk kontribusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota Pematangsiantar.
Penguatan sinergi antara BRI Pematangsiantar, Pemko Pematangsiantar, dan Forum TJSL diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya kolaborasi yang berkesinambungan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bagi BRI, keterlibatan dalam pembangunan daerah merupakan bagian dari upaya untuk tumbuh bersama masyarakat melalui layanan keuangan dan program sosial yang memberikan nilai tambah. “Kami percaya bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. BRI ingin terus tumbuh bersama masyarakat Pematangsiantar, menghadirkan solusi keuangan, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Alvin. Melalui sinergi tersebut, diharapkan program TJSL semakin tepat sasaran, layanan perbankan semakin optimal, dan dukungan berbagai pihak mampu memperkuat upaya percepatan pembangunan Kota Pematangsiantar.







