Ilustrasi
KARAWANG, Idisionline.com — Dugaan pelanggaran etika dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lemahabang, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan.
Orang tua Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lemahabang yang baru, berinisial HA, diduga memasang baliho tim pemenangan salah satu calon kepala desa hingga membagikan uang kepada warga.
Dugaan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pilkades Lemahabang, Cecep Suhandi. Menurut dia, HA yang merupakan warga Dusun Sukamaju, Desa Lemahabang, diduga terlibat dalam aktivitas yang mengarah pada dukungan terhadap salah satu calon.
Cecep menilai, dugaan tersebut perlu menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan persoalan etika dan memunculkan persepsi konflik kepentingan, mengingat HA merupakan orang tua Ketua BPD Lemahabang yang baru.
“Meski HA bukan anggota BPD, tindakannya kami nilai perlu menjadi bahan evaluasi karena yang bersangkutan tinggal satu rumah dengan anaknya yang menjabat Ketua BPD Lemahabang,” ujar Cecep.
Ia mengatakan, panitia Pilkades akan mencatat kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi, terutama terkait pentingnya menjaga netralitas dan kepercayaan masyarakat selama tahapan pemilihan berlangsung.
Namun, dugaan pembagian uang kepada warga tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan konteks, tujuan, serta apakah tindakan itu memenuhi unsur pelanggaran aturan Pilkades.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari HA maupun Ketua BPD Lemahabang terkait dugaan tersebut. Belum ada pula keterangan mengenai hasil pemeriksaan atau keputusan resmi dari pihak pengawas yang berwenang.
Panitia dan masyarakat diharapkan mengedepankan bukti serta mekanisme pengaduan resmi agar proses Pilkades Lemahabang tetap berlangsung kondusif, transparan, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik.













