KARAWANG, Idisionline.com – Transparansi proses seleksi calon kepala desa (Pilkades) Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan.
Syekh Farhat (Fa’at), mantan Ketua KNPI Kecamatan Klari periode 2019–2024 sekaligus Ketua RT 087/10 di Perumahan Villa Karawangi, mempertanyakan keterbukaan Panitia 11 terkait pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) dan hasil kelulusan peserta.
Farhat menilai, penjelasan mengenai mekanisme penilaian dan dasar penentuan kelulusan diperlukan agar proses seleksi dapat dipahami oleh peserta maupun masyarakat.
“Sebagai mantan Ketua KNPI Kecamatan Klari dan juga Ketua RT di Villa Karawangi, saya mempertanyakan keterbukaan Panitia 11 terkait tes CAT dan hasilnya. Menurut saya, keterbukaan ini masih kurang,” ujar Farhat pada Jum’at (16/10/2026).
Ia juga menyoroti tidak lolosnya Engkos dalam tahapan seleksi. Farhat mempertanyakan pertimbangan panitia, mengingat Engkos disebut telah memiliki pengalaman menjabat sekitar dua setengah tahun.
“Yang menjadi pertanyaan saya, kenapa yang sudah memiliki pengalaman menjabat sekitar dua setengah tahun justru tidak lolos? Apa pertimbangan yang digunakan panitia? Kami ingin ada penjelasan yang terbuka supaya semuanya jelas,” ungkapnya.
Farhat juga mempertanyakan apakah terdapat persoalan dalam proses seleksi di tingkat desa.
Meski demikian, pertanyaan tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari panitia dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.
Sorotan ini muncul di tengah tahapan Pilkades Desa Duren yang diikuti lima calon. Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di desa tersebut disebut mencapai lebih dari 24.000 pemilih.
Menurut Farhat, keterbukaan informasi mengenai hasil CAT, mekanisme penilaian, dan dasar penetapan peserta yang lolos penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkades.
Ia berharap Panitia 11 memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan berkepanjangan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari Panitia 11 Pilkades Desa Duren mengenai pertanyaan yang disampaikan Farhat maupun alasan Engkos dinyatakan tidak lolos seleksi.
Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Panitia 11 serta pihak terkait lainnya untuk memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Engkos Tak Lolos Seleksi, Farhat Pertanyakan Transparansi Panitia 11 Pilkades Duren













