Berita Hukum

Dugaan Prilaku Asusila dan Pungli Merebak di Rutan Garut, Terduga Pelaku Hanya Kena Sanksi Disiplin?

×

Dugaan Prilaku Asusila dan Pungli Merebak di Rutan Garut, Terduga Pelaku Hanya Kena Sanksi Disiplin?

Sebarkan artikel ini

Garut, idisionline.com – Merebaknya Isu miring yang menerpa Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Garut. Belakangan ini, tak pelak mematik pertanyaan dan sorotan tajam publik.

Dugaan terjadinya prilaku tak senonoh yang dilakukan  oknum petugas Rutan Garut yang miliki jabatan cukup mentereng, dikabarkan menimpa Dua orang  Warga Binaan (WB) wanita.

Namun, kelanjutan kasusnya sampai saat ini nyaris tak terdengar. Padahal bukan hanya dugaan prilaku asusila terhadap Dua orang WB wanita yang dilakukan oknum berinisial A itu. Informasinya kini merambah pada sifat rakus Oknum tersebut. Sang oknum ditenggarai kerap lakukan pungutan liar (Pungli) kepada WB.

Alih alih demi keamanan, Oknum A meminta jatah rutin sejumlah uang kepada WB ataupun yang mengkordinir, dengan nilai yang bikin terbelalak mata.

Pengakuan sumber informasi yang namanya sementara minta dirahasiahkan, mengaku pernah di intimidasi oknum dengan perlakuan kasar saat oknum lakukan pungli.

Bahkan sumber menyebut oknum pernah meminta kepada para kepala Kamar agar patungan untuk membelikan dirinya satu unit mobil.

Mobil yang diminta oknum bukan mobil pasaran, melainkan mobil berkelas. Mitsubisi Pajero dengan harga berkisar 700 juta. Permintaan oknum tersebut terlaksana.

Kendati dugaan prilaku tercela yang telah mencoreng harga diri dan institusi dimana sang oknum bertugas, Namun sejauh ini persoalananya hanya jadi cerita dan angin lalu.

Dikabarkan terduga pelaku oknum petugas Dirjen Lapas itu hanya dikenakan sanksi indisipliner/administratif dan dipindah tugaskan satu paket beserta Kepala Rutan.

Penelusuran awak media di lingkup Rutan Garut, untuk menggali informasi, Senin (01/08/2026). Kepala Rutan yang baru, Harun Alrasyid tidak bisa ditemui.

Melalui kepala pusat penerangan Rutan Garut, Iim dan Kepala pengamanan Rifandi Guzel menerangkan bahwa yang bersangkutan (oknum) sedang menjalani proses.

“Saya baru menjabat di Rutan ini, jadi saya tidak banyak tahu perihal tersebut. Namun saya apresiasi kepada rekan media, telah bersilaturahmi dan upaya konfirmasi yang dilakukan” ujar Guzel.

Sementara itu, Iim yang saat kejadian sudah menjabat di Rutan tampak irit bicara. Dia hanya menyebut yang bersangkutan kini tengah dalam proses pemeriksaan.

“Setahu saya, yang bersangkutan di mutasi, tugas sementara di Kantor Wilayah sambil proses pemeriksaan” ujar Iim.

Dilain pihak, publik yang dambakan penegakan hukum yang berkeadilan  tanpa tebang pilih. Jangan sampai terkikis kepercayaan dan harapan publik hanya karena ulah oknum pejabat bermoral bejat.

***Her

Info Lainnya  Wali Kota Bandung, Farhan Hadiri Lepas Sambut Kajari Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca